Mengampuni gaya Xanana Gusmao

Semalam (Kamis, 14 Des 2006) Kay Rala Xanana Gusmao yg presiden pertama Republica Democratica Timor Leste (RDTL) diwawancara di Kick Andy, Metro TV.

Xanana Gusmao yg aslinya bernama Jose Alexandre Gusmao ini dulunya memang orang yg paling dicari pemerintah Indonesia. Saya ingat ketika masih SD tinggal di Dili, Timor Timur (masih Indonesia waktu itu), setiap kali ada berita tentang Xanana tampaknya orang ini sangat berbahaya. Setelah akhirnya tertangkap tahun 1992 di Lahane lalu diadili persis di belakang rumah saya waktu itu dan diputuskan masuk LP Cipinang, rasanya orang berbahaya ini sudah lebih baik.

Namun pada nyatanya, orang yg waktu kecil saya anggap berbahaya ini adalah orang yg cinta damai. Tampak jelas dari raut wajahnya ketika berkali2 melihatnya di media apalagi waktu semalam di Metro TV.

Ada hal2 yg baru saya sadari semalam, yaitu mengenai sikapnya yg benar2 patut dicontoh. Dia memang tahu diri, membangun istana presidennya di "Istana Abu", sebuah kantor presiden reyot yg menggambarkan kemiskinan rakyatnya namun tetap bangga akan negrinya (bandingkan coba dengan Istana Negara RI yg mewahnya amit2 itu sementara rakyatnya banyak yg miskin). Selama ini saya kira istana presidennya itu di bekas istana gubernur yg dulu (yg mana memang keren), tapi ternyata tidak.

Satu hal yg sangat luar biasa dari diri Xanana Gusmao adalah pemaafannya. Selama 17 tahun bergerilya ia bencinya luar biasa terhadap Indonesia. Namun setelah kemerdekaan Timor Leste, ia merangkul, memeluk, semua orang yg pernah menjadi rivalnya, contohlah Eurico Guterres yg memimpin tentara pro integrasi, orang yg menyerahkannya ke pemerintah RI, presiden SBY (yg waktu zaman integrasi Tim2 jadi pimpinan tentara di Tim2 juga), dan masih banyak lagi. Memang benar2 luar biasa, suatu kebencian luar biasa yg bisa dieliminasi jadi pengampunan luar biasa demi kedamaian kedua negara.

Salam salut untuk Xanana Gusmao!

One Response to “Mengampuni gaya Xanana Gusmao”

  1. Rizky Says:

    Sungguh Seseorang yang sangat karismatik…saya juga salut sama dia (Xanana Gusmao), saya sering mencari artikel tentang dirinya….go ahead Xanana…

Leave a Reply