Antara Pemikiran dan Realita
Setiap hari kita senantiasa menggunakan otak kita. Untuk apa? Untuk berpikir sodara2! Berbagai pemikiran muncul dari yg sederhana hingga yg paling rumit sekalipun. Pemikiran akan suatu masalah, suatu solusi masalah, ketakutan, keberanian, keputusan, dan sebagainya.
Permasalahan yg timbul adalah jika tidak berhati2, adalah pemikiran yg berupa ilusi. Ilusi yg tentunya sudah barang tentu menutupi realita yg ada. Akibat yg ada adalah biasanya ketersesatan hidup akibat ilusi pemikiran tersebut. Ilusi, ilusi, dan ilusi. Demikianlah yg cukup sering muncul dalam kehidupan sehari2.
Contoh pertama, seseorang mengatakan bahwa sekalipun banyak yg menentang idenya namun banyak juga yg setuju akan idenya dan diyakini idenya tidak akan menyakiti hati banyak orang. Itu adalah pemikirannya. Namun, apabila kita benar2 melakukan perhitungan secara statistik dari semua populasi yg ada belum tentu pemikirannya itu diterima secara mayoritas.
Contoh kedua, setelah menonton sebuah film kisah cinta segitiga yg menceritakan bahwa sang gadis yg mantan pacar seorang jejaka sakit hati direbut oleh seorang gadis lainnya, ada seorang gadis yg terinspirasi akan hal tsb. dan meyakini bahwa mantan pacar dari pacarnya yg sekarang sakit hati olehnya padahal dia belum pernah ketemu si mantan pacar tsb. Belum tentu sang mantan pacar sakit hati.
Contoh ketiga, menurut seorang ahli sipil bahan temuan terbarunya dipastikan akan kuat untuk bangunan 100 lantai. Ia sudah mengkalkulasi sedemikian rupa dan menurut hitung2an di atas kertas, perhitungannya adalah benar. Yg jadi masalah tinggal satu, bahan itu belum dicoba di laboratorium untuk diuji kebenarannya.
Ilusi, ilusi, dan ilusi. Hati2lah terhadapnya.
December 9th, 2006 at 4:48 am
ya… terkadang suatu pemikiran memang bisa salah, keliru atau kurang tepat.. oleh sebab itu kita perlu orang lain untuk saling bertukar pikiran mengenai ide dan pemikiran kita..
December 9th, 2006 at 11:38 pm
yah… mungkin lebih tepatnya sering2 doa mohon petunjuk kali yee