Beberapa Ide Sosial
Friday, October 13th, 2006Berikut adalah rangkuman beberapa ide untuk membantu orang-orang di sekitar kita dari hasil obrolan saya dengan teman-teman saya. Mumpung ingat, jadi ditulis. Semoga bisa membantu.
Ir. Rizqon Fajar, MSc. & Aida
(di Balai Termodinamika, Motor, dan Propulsi, BPPT, Serpong)
Setiap rumah tangga rata-rata memproduksi minyak jelantah yang cukup banyak. Alangkah baiknya jika minyak jelantah itu bisa dikumpulkan kemudian diproses jadi sabun. Prosesnya cukup sederhana dan bahkan bukunya pun dijual di toko Brataco Chemical, sebuah perusahaan suplai bahan-bahan kimia. Seharusnya di toko kimia lain pun tersedia pula hal serupa. Pelatihan akan proses produksi untuk home industry bisa membantu mengkaryakan saudara-saudara kita yang sedang menanggur untuk mengurangi rate pengangguran di
Indonesia
.
Koko Budiman
(dalam perjalanan pulang dari Bandara Soekarno-Hatta)
Pernahkah berpikir untuk memberikan les semi-privat untuk anak-anak sekolah dari suatu tempat ibadat, bisa Mesjid, Gereja, Pura, Wihara, atau Klenteng. Mereka cukup membayar tidak terlalu mahal untuk ukuran les semi-privat. Kita bisa menggunakan uang pembayaran ini untuk membayar guru-gurunya (yang berasal dari kalangan mahasiswa, untuk membantu perekonomian mereka) dan sebagian lagi bisa untuk membantu biaya sekolah anak-anak yang kurang mampu. Sekolahnya bisa sekolah apa pun tergantung bakat dan minat mereka masing-masing, bisa sekolah kejuruan, bahkan sekolah musik.
Tari
(dalam suatu percakapan di telpon)
Pantai memiliki cukup banyak pohon kelapa yang bisa menghasilkan minyak klentik. Selain itu di daerah pantai pun terdapat cukup banyak warung yang menghasilkan minyak jelantah. Minyak-minyak tersebut kemudian diproses secara home industry untuk dijadikan biodiesel. Biodiesel yang mungkin mutunya tidak terlalu bagus ini (karena home industry dan tidak distandardisasi) bisa digunakan untuk mesin klotok para nelayan sehingga mereka tidak perlu terlalu tergantung pada solar Pertamina. Jika kita mengatur produksi sedemikian rupa bukan tidak mungkin para nelayan bisa menikmati bahan bakar kapal mereka yang lebih murah dari biasanya.