Archive for May, 2006

masih soal Aryono Huboyo Djati

Saturday, May 27th, 2006

Aku sampe sekarang masih kebayang kagum sama si pak Aryono Huboyo Djati ini deh… komplitnya bisa dibaca di blogku yang sebelum ini. Oom AHD, biasa aku memanggilnya di forum FN, yang juga punya sepak terjang di dunia musik cukup dahsyat ini ternyata membuat kagum juga di dunia fotografi karena berhasil memecahkan rekor harga foto termahal di Indonesia, yaitu sekitar Rp 500 juta untuk satu foto Jusuf Kalla, belum termasuk 8 foto lain sehingga ditotal menjadi Rp 4,4 milyar!! Yang lebih hebat lagi, Rp 4,4 milyar itu semuanya konon disumbangkan ke Yayasan Anak Negeri milik BNI 46. Cerita selengkapnya silakan baca di:

http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=148770

Oh ya, si oom AHD ini juga pernah mengiklankan pameran fotonya dan karena ia berkawan cukup dekat dengan Vina Panduwinata, si tante ‘burung camar’ ini mau-maunya nyanyi tanpa dibayar untuk acara pembukaan pameran fotonya. Yah… maklum aja, si oom AHD ini pula yang menciptakan lagu "Burung Camar" itu. Cerita kumplit di:

http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=65916

Yah… kalo diliat-liat, emang beneran ini orang bikin kagum luar biasa. Masih menyambung cerita di blog kemarin, kesimpulanku atas si oom AHD ini:

- nyentrik (ya maklum, seniman sekaligus ilmuwan biasanya gitu sih termasuk yg nulis blog ini :P)

- sangat rendah hati (makanya ga suka publikasi gede-gedean atau pun penghormatan berlebihan, makanya juga namanya agak kurang ngetop dan tampaknya doi ga suka ngetop juga sih)

- hidup untuk keindahan alam, bukan untuk uang (bayangin, Rp 4,4 milyar bisa beli 1 mobil Rolls-Royce atawa Bentley bo… atau my dream car, Ferrari!!)

- jenius dan multi bakat (coba, mana ada PhD yang sekaligus komposer dan fotografer handal gitu)

- supel (makanya Vina bisa main tanpa bayaran, padahal bayarannya Vina mahal lho!)

- senang melihat orang lain berkembang (udah berapa kali lho si oom AHD ngasih komentar ke foto-fotoku)

- jantan dan ksatria (kalo salah berani berterus terang mengaku salah dan tidak cari kambing hitam)

- dan banyak hal lain,

sorry nih berhubung masih terlalu kagum jadi nulisnya agak berantakan. Tapi cukup jelaslah pesan dari dua blog terakhir ini, sikap ini orang emang patut dicontoh. Jarang lho ada orang Indonesia seperti gini, meski jagoan, tapi rendah hati, trus seneng ngeliat orang lain berkembang, dan sebagai seniman doi ini nggak money oriented lho.

Kapan yah, bisa ketemu oom AHD? Kepengen belajar foto dan musik sekaligus deh ihh…

Aryono Huboyo Djati, one of the greatest man I’ve ever known

Thursday, May 25th, 2006

Aryono Huboyo Djati, siapakah dia? Ingat lagu "Burung Camar" yang dilantunkan Vina Panduwinata? Lagu aslinya adalah ciptaannya yang kemudian oleh sahabatnya, Chandra Darusman dibuat irama popnya untuk kemudian mendunia dan meraih Kawakami Prize pada World Popular Song Festival di Tokyo tahun 1985. (1 & 2)

Tampaknya cukup banyak lagu yang diciptakannya termasuk jingle iklan Bank Mandiri, dan mungkin banyak lagi lagu lainnya.

Tampaknya pula dia ini seorang musisi yang sangat handal.

Namun, sejujurnya aku mengenalnya untuk pertama kalinya di fotografer.net dengan karya-karya fotonya yang sangat inspirasional. Selain itu beliau yang satu ini juga punya ciri khas memberi komentar "bagus deh ihh".

Meski belum pernah ketemu namun aku mengagumi karya-karya fotonya yang selalu dibalut dengan sentuhan olah digital yang khas dan tampak seperti lukisan. Padahal, menurut cerita Arbain Rambey dari Kompas (1), pak Aryono ini terkenal dengan peralatan fotografi yang sangat minim. Tak heran kalau banyak yang mengatakan karya fotonya lebih bagus dari aslinya.

Siapakah dia? Menurutnya dia hanyalah seorang ahli biologi laut. Tepatnya beliau adalah PhD lulusan Universitas Todai, Tokyo, Jepang. Lalu apa hubungan dengan foto dan musik? Katanya beliau suka ikan, suka motret ikan, dan yang namanya keindahan visual sekonyong-konyong pun muncul keindahan audio, yaitu musik.

Oh ya, pak Aryono ini juga agak nyentrik. Beliau ini tampaknya tidak suka dengan adanya panitia penjemputan karena tampaknya memang tidak suka dengan penghormatan yang berlebihan. Ketika ada suatu acara konser di mana adalah suatu kebiasaan pianis menerima buket bunga di akhir acara, pak Aryono sudah kabur dan tak terlihat di barisan musisi-musisi lain. Pak Aryono ini tampaknya juga orang yang low profile, di balik segala kejagoannya dalam berfoto dan bermusik.

Apa yang membuat aku membuat judul blog seperti di atas adalah suatu peristiwa baru-baru ini yang menimpanya di fotografer.net. Sebagai seorang yang sangat sibuk secara tidak sengaja beliau membuat suatu kesalahan yang sangat fatal: memuat foto hasil jepretan orang lain, Max B. Lani.

Ceritanya adalah sebagai berikut, ada suatu sesi pemotretan majalah ME dan ada dua model yang difoto. Foto-foto tersebut karya pak Max diserahkan kepada pak Aryono untuk maksudnya diolah digital khasnya pak Aryono deh ihh… Nah, secara tidak sengaja ternyata foto inilah yang diupload dan pada akhirnya menjadi Foto Pilihan Editor tanpa beliau sadari. Kasus yang sangat berat, karena hal ini berhubungan dengan hak cipta foto.

Protes dari pihak ME pun dilontarkan ke fotografer.net (FN)… DAN… segera dengan sikap sangat gentle tanpa diminta oleh admin dan moderator FN, pak Aryono yang baru pulang dari Eropa berinisiatif untuk menyelesaikannya secara langsung ke pihak ME dan pak Max. Pak Aryono pun menyatakan pengunduran diri di FN, pernyataannya bisa dilihat di:  http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=392859&p=13 . Kalau kamu baca sendiri kamu akan setuju, sungguh memang ini orang yang terpuji dan besar hati. Karena secara normal, orang-orang akan lari dari masalah ini. Pak Aryono dengan jantan mengakui kesalahan dan berani menghadapi kesalahan tersebut!

Setelah melihat peristiwa ini, benar-benar aku sungguh kagum ada orang seperti itu di Indonesia dan aku ingin bisa sepertinya… Ternyata bukan hanya foto-fotonya atau pun lagu-lagunya yang inspirasional, sikapnya pun memang benar-benar inspirasional. Seorang yang jenius, brilian, cita rasa seni tinggi, jagoan, multi-talented (foto, musik, dan sains), tapi rendah hati dan berani mengakui jika punya salah yang benar-benar mencoreng namanya. salam salut selalu pak Aryono Huboyo Djati, salam salut!

by:

B. Adi Nugroho, fotografer & musisi yang benar-benar sangat kagum dengan seorang fotografer & musisi bernama Aryono Huboyo Djati.

Galeri Aryono Huboyo Djati:

http://www.fotografer.net/isi/personal/index.php?id=966

http://www.leica-gallery.net/aryonodjati/index.html

Referensi:

1. http://www.kompas.com/kompas-cetak/0305/08/Jendela/300222.htm

2. http://www.gatra.com/2004-03-06/artikel.php?pil=23&id=2589

3. http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=392859

My Dreams…

Wednesday, May 10th, 2006

Dream some dreams…

Entrepreneurship

  • be an entrepreneur so I can give job to people and make them rich and live happily
  • own some restaurants and cafes
  • own some biodiesel plants
  • own a tour and travel bureau

Science

  • discover a comet (so I can get Edgar Wilson Award and the comet will be named as ‘Comet Adi Nugroho’ or ‘Comet Adi Nugie’ or ‘Comet Nugroho’)
  • build observatory larger than Bosscha observatory in Lembang
  • build a rocket engineering center
  • sponsor science research as many as possible
  • ‘doctour honoris causa’ wannabe
  • build some schools

Music

  • own a music group
  • be a music composer
  • be a symphony orchestra conductor
  • own a symphony orchestra

Photography

  • create a complete NGC & IC (Messier object included) astrophotography book
  • create some travelling photography books
  • create some digitally processed photography books
  • National Geographic Magazine photographer

Travelling (a must go place)

  • a few kilometers above Earth atmosphere
  • north pole and south pole
  • Mt. Everest
  • Pyramid of Giza
  • Machu Picchu
  • Dome of The Rock, Jerusalem
  • Caspian Sea
  • Siberia
  • Bora Bora
  • Europe
  • etc.

Dream Ride

  • Ferrari (any of them)
  • Mazda RX series (the only car that used rotary engine)
  • Learjet (jetplane, not a car!)

My favorite things?

Monday, May 8th, 2006

I think the most favorite thing of my life is between music and photography. For me, music is my dynamic part of art and photography is my static part of art. Time needed to enjoy music is limited between the intro and ending of every composition, and time needed to enjoy photography is timeless. Because photography I enjoy travelling very much.

My second favorite thing is astronomy and other sciences such as math, physics, and chemistry. Astronomy makes us believe in God, and built our awareness about our nature. In astronomy, we also knew that all of us in this tiny Earth is nothing in our universe. Any natural and exact sciences helps us in defining what the nature is so we can understand them.

Well, let’s talk about music and photography first.

Photography

I was a boy who like to draw pictures. I did it until I knew that we can ‘draw’ pictures better by using a device that called ‘camera’. That’s why I love photography so much.

I love the photos in National Geographic Magazine very much, and I learn many things from this magazine. This magazine is always use the finest photos that ever created in the world. It’s been my dream becoming one of NGM photographers. I wish someday…

My favorite category are astrophotography (only few people in Indonesia in this category), landscape (that’s why I have so many sunset and sunrise pictures in old days), architecture, citynightshot, macrophotography, snapshot, and digital processed. I don’t enjoy very much in human interest because usually they set narcistic mode: ON.

Music

I love instrumental music very much. That’s why I enjoy very much soundtrack from movies, games, etc. because usually they have no word in it. For me, every single note in a music can express thousands of words.

I love classical, neo-classical, new age, jazz, modern orchestra, pop, etc.

I have so many favorite classical composers, like Johann Sebastian Bach (actually he is a composer in baroque period, but usually we generalize every old orchestrated music as classical), I love his ‘Air on G Strings’, ‘Jesu Joy of Man’s Desiring’, and ‘Prelude’ that now become the base of ‘Ave Maria’ by Charles Gounod. I think Johann Sebastian Bach is the most brilliant composer ever born in this Earth. I admire Wolfgang Amadeus Mozart with his ‘Ave Verum Corpus’. Ludwig von Beethoven with his ‘Romance no.40 (50 also)’, ‘Symphony no.2 (Pastorale)’, ‘Symphony no. 5′, and ‘Symphony no.9 (Ode to Joy)’. Georg Friederich Handel with his ‘Water Music’, and of course ‘Messiah (Hallelujah)’. Johann Pachelbel with his ‘Canon in D’. Claude Debussy with his ‘Claire de Lune’. Vaughan Williams with his ‘Fantasia on Greensleeves’. Gustav Holst with his ‘The Planets suite’. Well, I love classical music very much.

How about neo-classical and new age? I love Secret Garden, with their ‘Silent Wings’ (a 10/8 song), ‘Nocturne’, ‘Moving’, ‘Steps’ (5/4), ‘Elan’, ‘Fields of Fortune’, etc. Kitaro with ‘Orochi’, ‘Matsuri’, ‘Caravansary’, ‘Heaven and Earth’, etc. Enigma with ‘The Eyes of Truth’, ‘Return to Innocent’, etc. Enya with ‘Sail Away (Orinoco Flow)’, ‘The Celts’, etc. Yanni with ‘Santorini’, ‘Marching Season’, ‘Adagio in c’, ‘A Man’s Dream’, etc. Bond with ‘Victory’. Vanessa Mae with ‘Red Hot’ (I have a dream someday I could play it by myself), ‘Contradanza’, ‘Reflection’ (OST Mulan in instrumental), her version of ‘Toccata and Fuga in d’ etc.

Jazz? My favorite genre of jazz are swing, bossa nova, acid, and the easy listening jazz. I like Pat Metheny very well, his music is so inspiring, I love his ‘North’, ‘A Map of The World’, ‘Homecoming’, etc. FourPlay, with any of their song. Kenny G. Antonio Carlos Jobim. Jamiroquai. Dave Koz. Incognito. Bob James. The Indonesian are also inspiring, Ireng Maulana and Friends. Indra Lesmana. Idang Rasjidi.

Modern orchestra? I love both Japanese style and west style. Well, actually I’m dreaming to own an orchestra (of course I need a strong financial institution from my own company to achieve it, hope I can make the dream come true) so I can play my own composition there he he he… Hopefully it will happen in next ten years… be optimistic!!!

Well, from west, I love John Williams especially his compositions in Star Wars (I love Star Wars very much). Jerry Goldsmith with his Star Trek series. David Foster with ‘The Ballet’, ‘The from St. Elmo’s Fire’, etc. Well, there are some soundtrack compositions which is I don’t know who’s the composer and the title but I love them very much like ‘The Time Machine’ and ‘Stargate’.

From Japan, I love Nobuo Uematsu especially his ‘Cloud Theme’, ‘Aeris Theme’, ‘Blue Fields’, ‘Ending Theme of FF 8′, ‘Ending Theme of FF X’, etc. Yoko Kanno (thanks to Sasa, he he he…) with ‘Memory of Fanelia’, ‘Romance’, ‘Yakusoku Wa Iranai’, ‘Sora’, etc. (Sa… give me more pls :D ).

How about pop? I really love The Corrs for their Irish style songs, especially the ‘Lough Erin Shore’, ‘Dreams’, ‘Toss The Feathers’, and ‘Runaway’. From Indonesia, KLa Project with ‘Semoga’, ‘Yogyakarta’, ‘Tak Bisa ke Lain Hati’, etc.

J-Rock? Well, this genre is pretty new for me. I got poisoned first by some of my friends, Irawan, Mariza, Nia, Dika (from Jaiko), Caca (also from Jaiko), etc. I like Gackt with ‘Tsuki No Uta’, and ‘Dears’. How about L’arc~en~ciel? I like their ‘Spirit Dreams Inside’ and ‘Feeling Fine’. Mariza and Nia also introduce me to SUGIZO (good music), Luna Sea (that’s fine), and Dir-en-Grey (oh no…). Oh yeah, I remember, Siam Shade is good choice too, especially their hit song from OST Rurouni Kenshin, ‘Junjou-na Kanjou’ and my most favorite OST Ruroini Kenshin, ‘Heart of Sword’ by T.M. Revolution (?).

Hmm… it’s already 12AM… Okay I think that’s all for now. I wanna share the second thing later.

Ha… my first blog in English, hopefully there will be first blog in French, Deutsch, Japanese and Javanese he he he…

list lagu, lukisan, & foto yg udah pernah dibuat

Saturday, May 6th, 2006

lagi iseng mikir, jam terbang ngarang lagu udah berapa lama yah? sama lukisan yg dibikin… Kalo diinget2 ternyata lagu yg dibikin sendiri itu sebenernya banyak amit, cuma ya karena formatnya ngejamz jadinya ya dimainkan & dilupakan begitu saja. Kalo yg sampe sekarang msh diinget ya cuma ini… Doain aja moga2 bisa jadi album yah… Kalo soal lukisan ternyata lbh dikit lagi euy, soale kebanyakan ngegambar bukan ngelukis di atas kanvas… Yg paling banyak itu foto…

LAGU

- Khayalan Malam (1998) -> Lagu instrumental yg diciptakan secara tidak sengaja & plg diinget sampe sekarang krn emang plg suka sih… tercipta ketika bermain gitar dalam suatu star party bersama HAAJ (Himpunan Astronomi Amatir Jakarta) di IPB Dramaga, Bogor. Inti lagu ini adalah menggambarkan malam yg penuh dgn rasi rasi bintang dgn imajinasi yg bisa melayang sangat… jauh. Banyak progresi akord mayor ke mayor di sini.

- Anyer at Night (1999) -> Terinspirasi dari CD pinjeman Dicka Andantino, anak HAAJ juga. Berirama bossa nova, instrumental, seharusnya dimainkan dgn flute, tp sampe skrg belum ketemu pemainnya tuh yg bisa diajak main. Banyak menggunakan akor minor 7.

- Partial Lunar Eclipse (1999, 2005) -> Tercipta secara tidak sengaja dalam pengamatan gerhana bulan sebagian yg gagal di jemuran rumahku. Beberapa bulan kemudian dibuatkan liriknya oleh Uci Purwanti dlm English tp kini menghilang entah ke mana. Menggambarkan keindahan bulan purnama yg masuk ke dalam gerhana, direvisi di piano tahun 2005.

- Good Bye (1999) -> Ketika itu seorang teman HAAJ bernama Endah meninggal karena tenggelam di kolam renang. Lagu yg ditulis buat mengenang.

- Jazzy Kakatua (2000) -> Instrumental, sebenernya cuma aransemen ulang di 4/4 bossa nova daripada "Burung Kakatua" yg kemudian dibikin minornya juga. Dimainkan di gitar akustik.

- Mare Tranquillitatis (2001) -> Terinspirasi dari "Blue Fields", OST Final Fantasy 8, karya Nobuo Uematsu. Makanya nadanya rada mirip. Menggambarkan imajinasi tentang tempat bernama Mare Tranquillitatis di Bulan yg tenang.

- Aku Memuji Tuhan (2001) -> Ceritanya lagi sok2 religius nih… Ada liriknya koq.

- Constellation Imagination (2003) -> Pengembangan lebih lanjut dari "Khayalan Malam"

- Mars Tim Robot UI (2005) -> Setelah sekian lama lebih banyak sibuk di dunia kuliah, bisnis, & foto, seorang teman bernama Galih Cipta Sumadiredja yg waktu itu juga ketua Tim Robot UI meminta tolong aku utk membuatkan lagu mars buat mereka. Meski oleh Galih dinyatakan resmi menjadi lagu mars mereka namun hingga sekarang belum pernah dinyanyikan he he he…

- Beautiful Memories (2005) -> Terinspirasi oleh reuni akbar Kolega Lorosae (eks Timor Timur) di Yogya bulan Juli 2005, di mana kita senantiasa berbicara tentang kenangan indah semasa di Timor Timur. Suatu lagu instrumental lagi…

- The Cycle of Life (2005) -> Terinspirasi dgn lagu2 Secret Garden yg bernuansa alam peri, Irish, dan juga karakter night elf di Warcraft dan Lord of The Rings. Lagu instrumen ini bercerita tentang hidup yg selalu berulang, seperti sebuah siklus dari awal hingga akhir.

- Diving In To Deep Space (2005) -> Terinspirasi dgn lagu2 Secret Garden yg berbirama 5/4 dan juga film Star Trek. Lagu pertamaku yg berbirama 5/4 yg menceritakan imajinasi tentang menyelam ke kedalaman laut angkasa penuh bintang.

- From Dusk Till Dawn (2005) -> Terinspirasi oleh dua fotoku, dgn judul "Dusk" dan "Dawn" plus astrofotografiku. Menceritakan suasana dari sore, masuk ke twilight zone yg hangat, kemudian ke malam penuh bintang, lalu kembali ke twilight zone, dan ke pagi hari. Sangat cocok di-medley-kan dgn "Constellation Imagination" dan "The Cycle of Life"

- Happy Christmas (2006) -> Terinspirasi dari pilihan2 lagunya Bimo Tejo Basupati yg dinyanyikan YOPE Choir pas Natalan di Gereja Matias. Akhirnya ada juga lagu yg ada liriknya he he he…

OST Kisah Sengsara Yesus (2006) Pertama kalinya bener2 niat nulis lagu sendiri itu di sini, soale mau gak mau supaya bisa dimainin org lain. Biasanya kan buat dimainin diri sendiri jadi ga ditulis kumplit. Namanya juga tanggung jawab penata musik euy… Oh ya, sehubungan yg menyarankan aku jd penata musik namanya Sasa (Renata Widyasasanti), maka beberapa lagu sengaja dibuat dgn menyentuh nada ’sa’ (’si’ yg diturunkan 1/2). Lagu2nya adl sbb..

- The Prelude -> Lagu instrumental yg dibuat utk mengiringi Drama Kisah Sengsara Yesus di Gereja Matias. Termasuk yg ada nada ’sa’ beberapa kali. Menceritakan kegundahan hati Yesus ketika Perjamuan Terakhir.

- The Betrayal Prelude -> Menggambarkan suasana pengkhianatan yg penuh kelicikan, kepintaran, serta kebencian.

- Judas Theme Song -> Menggambarkan Yudas Iskariot yg pengkhianat penuh kelicikan namun juga penuh ketegangan dlm dirinya.

- Getsemany Prelude -> Menggambarkan nuansa malam hari di Taman Getsemani, ketika Yesus berdoa. Intro lagu ini sengaja dibuat ada nada ’sa’-nya 2 kali.

- The Getsemany -> Bukan lagu utk drama, tp dipakai utk tuguran pada Kamis Putih.

- The Trial Prelude -> Mengantarkan Yesus ke pengadilan di hadapan mahkamah agama.

- The Trial -> Kesedihan dan ketegangan yg terjadi ketika Yesus diadili di hadapan Pilatus.

- Roman Theme Song -> Sebenernya versi simpel dari "Marcia Romana", OSTnya Ben Hur. Menggambarkan kerajaan Romawi.

—————

- Morning Light (2006) -> Inspirasi didapat dari mimpi, silakan percaya atau tidak, dan ketika bangun tidur pagi langsung dicoba. Judulnya atas usulan Sasa.

- Lagu Gembira (2006) -> Atas usulan Nino, Pandan, dan temen2 Mudika Matias yg lain, katanya Mudika itu kalo nyanyi mesti gembira euy… Belum dikasih lirik dan juga belum selesai, tp ketika lagu berbirama 3/4 ini lagi ditulis, Mudika menyanyikan lagu "Cinta Sesama" berbirama 4/4 karya Paul Widyawan yg nadanya ternyata… agak2 mirip.

- Desire (2006) -> Baru aja bikin tadi sore, instrumental, bercerita tentang hasrat…

LUKISAN

- Pantai (?) (1992) -> Membantu kakak tercinta menyelesaikan tugas sekolahnya…

- Vas Bunga (1994) -> Cuma gambar vas bunga aja dgn bunganya, saat ini lukisannya hilang entah ke mana.

- Maubara (1998) -> Menggambarkan suatu tempat bernama Maubara di Timor Timur dahulu. Dilukis berdasarkan foto karya sendiri yg dibuat tahun 1994 waktu masih kls 6 SD.

- Supernova (1999) -> Menggambarkan ledakan bintang maha dahsyat yg punya planet sebesar Yupiter. Maklum, hobi astronomi sih…

- Dawn (2000) -> Lukisan pagi (walaupun banyak yg bilang seperti sore hari he he he…) yg dibuat berdasarkan foto karya sendiri berjudul sama.

FOTO

Ditulis yg paling berkesan aja yah… banyak soale…

- Maubara, Timor Leste (1994) -> salah satu jepretan pertama dgn kamera SLR, dijepret wkt kelas 6 SD, dan di galeri fotografer.net (FN)ku termasuk yg nilainya cukup bagus.

- Cathedral @ Day (1999) -> ada di galeri FN, foto yg mendahului foto berikutnya ini…

- St. Francis Xavier (1999) -> sumber penghasilan pertama soale, patung St. FX di Katedral Jakarta

- Ursa Major and Merapi (1999) -> astrofotografi pertama yg menggabungkan foreground gn. Merapi, meski kurang bagus, namun usahanya patut diacungi jempol.

- Bagai Padi, Semakin Berisi Semakin Merunduk (1999) -> Foto yg dikonsep dulu baru dijepret, ternyata ketika dipajang di galeri FN lgsg melejit drastis nilainya. Emang, ‘making picture’ beda dgn ‘taking picture’.

- Moonphotography - crescent phase (2005) -> foto pertama yg masuk ke Foto Pilihan Editor di FN. Foto bulan sabit.

- Alur Masuk Plaza Semanggi (2006) -> foto dgn nilai ke-2 tertinggi di galeri FN. Diambil dgn penuh resiko jgn sampe kamera pocket digicam jatuh sejauh 17 lantai!!!

Kalo dipikir2, karya2 terbanyak itu dihasilkan pada sekitar tahun 1999-2000 & 2005-2006. Agak lucu juga ya, tp harus diakui memang pada tahun2 segitulah aku pny fokus agak lebih banyak kepada hal2 berbau seni.

Sebenernya ya… aku berharap loh kalo andaikata aja ada forum semacem fotografer.net tp yg buat musisi gitu… musisi.net misalnya, trus format penilaiannya mirip2 FN, ada 3TU, 2TU, 1TU, 1TD, 2TD, 3TD, kayanya lebih seru ya… memacu kreativitas komposer2 Indonesia jadinya.

Sekian dulu deh ih curhatnya…

-adi-

bikin novel koq susah…

Wednesday, May 3rd, 2006

Abis ngeliatin beberapa blog temen, juga ngeliatin novelnya temen… total setidaknya sudah ada 2 temen cukup deket yg ngerilis novelnya:

- Rhein Fathia -> "Jadian 6 Bulan"

- Ersta Andantino -> "Saat Pulang"

Trus dulu juga sempet agak tertantang begitu ngeliat novelnya Dewi Lestari yg Supernova pertama itu loh…

mas Tino alias Ersta Andantino itu dulu pernah ngasih aku draft calon novelnya, tapi waktu ngeliat bukunya kayanya jadi rada beda gitu deh…

Tapi… biar bagaimanapun, kembali ke judul deh, bikin novel koq susah ya? Aku sendiri udah nyoba tapi ada kecenderungan untuk menjadi sebuah artikel yang bercerita daripada sebuah cerita.

Kepengennya dari dulu itu bikin novel yang genrenya antara sains fiksi, imajinasisme (apalah itu namanya pokoke setipenya LOTR gitu deh…), sejarah, psikologi, hmm… apa lagi yah, kayanya sih keempat topik itu yang paling kepengen. Kenapa gitu soale aku udah sempet ketemu banyak orang, banyak tempat, dan banyak cerita sejarah plus sains, kayanya seru aja mempertemukan semuanya itu dalam satu cerita.

Bagaimanapun kayanya lebih gampang bikin foto terus diedit di Adobe Photoshop atau bikin lagu plus aransemen yang diutak atik di Finale atau Sibelius. Mungkin memang untuk membuat novel perlu usaha lebih keras kali yee…

Ngarang2 dulu kali yee… tokoh yang bakalan ada…

-Bondan Adiprasetyo (Bondan) — cerdas, lulus dengan predikat cum laude di jurusan Fisika, punya laboratorium sendiri di rumahnya (ortunya pengusaha sukses bo), cenderung pemalu tapi juga agak suka cari perhatian, pemikir…

-Steven Notosusanto (Steve) — salah satu sahabat Bondan dari SMP, lulusan Sastra Latin, menguasai beberapa bahasa sekaligus dan punya kemampuan untuk mengerti bahasa batin, hobi musik (pemain piano yang ulung)

-Ardian Nugroho (Ardi) — juga salah satu sahabat Bondan dari SMP, tapi termasuk yang paling sering berantem dengan Bondan, berjiwa petualang, hobi fotografi (dan punya studio foto sendiri).

lanjutannya tau deh… yg penting pokoke pernah ditulis karakter gininya ntar tinggal aku tulis lain waktu deh yaa…

ada yg mau ngasih masukan tak?

bikin mobil diesel tambah wuzz wuzz wuzz…

Tuesday, May 2nd, 2006

curhat dikit ahh…

Selama ini berhubung skripsi saya bertemakan tentang pengaruh biodiesel terhadap performansi daripada mesin diesel, dan karena pengaruh berbagai informasi tentang biodiesel itu, saya selalu beranggapan bahwa biodiesel adalah yang terbaik untuk mesin diesel.

Memang, pada kenyataannya penambahan biodiesel sebesar 10% mampu membuat tarikan mobil Panther LV Adventure saya bertambah wuzz wuzz wuzz… dan kebisingan mesin berkurang abis, kecepatan 120km/h tercapai dengan sangat mudah. Gimana kalo sampe 30% yah? Btw, 30% itu rekomendasi tertinggi untuk mobil-mobil diesel yang umum di pasaran.

Kenapa bisa begitu? Sebabnya adalah yang namanya cetane number lebih tinggi. Gampangnya gini deh… makin tinggi itu nilai makin halus mesinnya, makin narik, makin bagus deh intinya… Maka itu pula biodiesel direkomendasi pula oleh klub Peugeot Indonesia untuk dipakai di mobil-mobilnya.

Nah, ternyata… tadi siang itu ya sewaktu ngobrol dengan salah satu profesor di Teknik UI, ada satu temuan baru yang kebetulan belum banyak dipasarkan dan akan segera dipasarkan dalam waktu dekat. Belum dicoba nih, tapi katanya sifatnya mirip biodiesel dengan harga lebih murah…

Silakan tunggu informasi berikutnya he he he… Sambil menunggu, barangsiapa ada yang berminat untuk membeli biodiesel yang sesuai standar SNI bisa mengkontak saya di HP +628161131371. Mengenai produk temuan baru tersebut juga bisa dipesan dari sekarang…

-b. adi nugroho-